Rekomendasi dan Tren Peluang Usaha Franchise & Kemitraan Terlaris 2025
Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia, peluang usaha berbasis franchise dan kemitraan semakin jadi sorotan. Model bisnis seperti ini banyak dipilih karena dinilai lebih mudah dijalankan, minim risiko, dan bisa langsung menjalankan usaha dengan dukungan brand yang sudah dikenal pasar. Tapi, sebelum kamu memutuskan terjun ke dunia bisnis, penting untuk memahami perbedaan antara franchise dan kemitraan.
Apa Bedanya Franchise dan Kemitraan?
Kebanyakan orang mungkin lebih familier dengan istilah franchise, padahal kemitraan juga punya peluang besar dan fleksibilitas yang menarik. Franchise biasanya sudah punya sistem baku, sedangkan kemitraan lebih luwes karena bisa disesuaikan antara pemilik brand dan mitra. Dalam kedua model tersebut, kamu akan mendapatkan hak lisensi, yaitu izin resmi untuk menggunakan nama, brand, dan sistem operasional dari pemilik usaha. Sama seperti franchise, bisnis kemitraan juga bentuknya beragam, baik bisnis kuliner, bisnis salon kecantikan, hingga bisnis edukasi sekalipun.
Lalu, peluang usaha kemitraan apa yang menjanjikan di tahun 2025? Yuk simak daftarnya!
Bisnis Kedai Kopi & Warung Kopi Modern: Nongkitiam & Malacca Toast
Siapa sangka, kopitiam alias kedai kopi ala peranakan kini berubah jadi bisnis kekinian yang digemari anak muda hingga keluarga. Dulu kopitiam hanya menjadi tempat sarapan, tetapi kini berubah menjadi spot nongkrong, WFC, hingga tempat kumpul keluarga.
Dua contoh kemitraan kopitiam yang menjanjikan:
Nongkitiam: Berdiri pertengahan 2024, tetapi didirikan oleh seorang founder yang berpengalaman lebih dari 8 tahun di industri F&B Indonesia.
Malacca Toast: Didirikan tahun 2017 dan kini punya lebih dari 20 gerai termasuk di Bandara Soekarno Hatta.
Untuk membuka satu gerai kopitiam, biayakemitraan yang dibutuhkan mulai dari 800 jutaan dan sudah termasuk:
Bisnis full autopilot
Hak lisensi 5 tahun
Tim lengkap (operasional, marketing, finance)
Central kitchen untuk distribusi bahan
Peralatan lengkap dan bahan baku awal
Potensi BEP: 16–20 bulan
2. Raja Oseng: Usaha Rumahan Khas Makanan Nusantara
Berawal dari usaha gerobakan, Raja Oseng hadir dengan konsep makanan oseng rumahan yang unik dan sulit ditiru. Berdiri sejak 2019, mereka berhasil bangkit lagi pasca pandemi dan kini punya 3 cabang aktif. Biaya kemitraan yang dibutuhkan untuk membuka gerai Raja Oseng mulai dari Rp150 juta dan sudah termasuk:
Bisnis full autopilot
Hak lisensi 3 tahun
Bahan baku bulan pertama
Pelatihan, seragam, dan SOP karyawan
Media promosi
Ada juga paket kemitraan dengan harga lebih hemat, yaitu mulai dari Rp85 juta dan berfokus pada menu rice bowl.
Rata-rata BEP: 6-12 bulan.
3. UCMAS: Peluang Usaha Edukasi dengan Skala Global
UCMAS adalah pusat kursus sempoa tertua di Indonesia sejak 1997, dan sudah memiliki 50 cabang. Mereka juga tergabung dalam jaringan global UCMAS Malaysia dengan jaringan bisnis di 80 negara. Biaya kemitraan yang dibutuhkan untuk membuka kursus UCMAS mulai dari Rp80juta dan sudah termasuk:
Hak lisensi seumur hidup
Pelatihan guru
Support marketing dan operasional
Dukungan kolaborasi dengan sekolah swasta dan pemerintah
Rata-rata BEP: ±24 bulan
4. Youfo Beauty Center: Bisnis Salon Kecantikan Muslimah
Bisnis kecantikan tak pernah mati, apalagi yang menyasar segmen khusus seperti Muslimah. Youfo berdiri sejak 2009 dan kini punya 10 outlet. Saat ini Youfo juga sudah tersertifikasi halal dan diakui Dinas Pariwisata Yogyakarta. Biaya kemitraan yang dibutuhkan untuk membuka satu cabang Youfo Beauty Center mulai dari Rp350 juta dan sudah termasuk:
Bisnis full autopilot
Lisensi 5 tahun
Pelatihan therapist profesional
Pendampingan operasional lengkap
Dukungan media promosi
Rata-rata BEP: ±24 bulan
Tertarik Mulai Bisnis Franchise atau Kemitraan?
Kalau kamu tertarik bergabung dalam peluang usaha kemitraan di atas dan ingin tahu detail proposal bisnis nya seperti ROI, perhitungan modal, dan skema kerja sama, langsung saja hubungi tim konsultan kemitraan Friendchised melalui WhatsApp





