Inspirasi Untuk Teman, Dari Teman.

Kumpulan informasi, tips, dan insight seputar franchise, bisnis, hingga berita terkini.

Food & Beverages

Franchise Makanan dengan Model Bisnis yang Terbukti

3 Februari 2026Ditulis oleh Friendchised HQ
3 pengunjung
Franchise Makanan dengan Model Bisnis yang Terbukti
LinkedInInstagramFacebookCopy LinkWhatsApp

Berbisnis lewat franchise makanan adalah peluang investasi kuliner yang menawarkan risiko minimal karena memiliki sistem operasional matang, manajemen rantai pasok yang stabil, dan basis pelanggan setia. Pilihan kemitraan di kategori ini mencakup berbagai segmen mulai dari camilan viral seperti Cakexpress, hingga konsep restoran kasual seperti Kenta dan Malacca Toast. 

Memilih merek dengan rekam jejak profitabilitas yang jelas seperti ini menjadi jalan pintas strategis bagi investor untuk meraih kesuksesan finansial tanpa harus membangun brand dari nol.

  1. Cakexpress

Tren makanan penutup atau dessert terus berkembang pesat di media sosial. Cakexpress hadir memanfaatkan momentum ini dengan menawarkan aneka kue dan dessert box yang viral. Produk mereka terkenal memiliki tampilan visual menarik serta rasa yang premium.

Kelebihan utama Cakexpress terletak pada efisiensi tempat. Bisnis ini tidak memerlukan dapur besar atau area makan yang luas. Model bisnisnya sangat cocok untuk konsep grab-and-go di lokasi strategis seperti stasiun atau pusat perbelanjaan. Bagi Anda yang ingin menyasar pasar anak muda dan pecinta makanan manis maka merek ini adalah pilihan tepat.

Baca juga : Cek peluang bisnis minuman segar kekinian bersama Melektea

  1. Oseng Endok

Makanan pokok berbahan dasar nasi selalu memiliki pasar yang luas di Indonesia. Oseng Endok menawarkan solusi makanan harian yang praktis dan terjangkau. Menu andalan mereka berfokus pada olahan telur dan nasi dengan berbagai varian sambal nusantara yang menggugah selera.

Kekuatan model bisnis ini ada pada harga pokok penjualan atau HPP yang rendah. Bahan baku telur mudah didapat dan harganya relatif stabil. Hal ini memungkinkan mitra untuk mendapatkan margin keuntungan yang sehat. Selain itu operasional dapur sangat sederhana sehingga tidak membutuhkan koki berpengalaman tinggi.

  1. Fingers Butter Rice

Inovasi dalam penyajian nasi menjadi daya tarik tersendiri. Fingers Butter Rice menghadirkan konsep nasi mentega yang gurih dipadukan dengan berbagai lauk kekinian. Aroma butter yang khas menjadi ciri pembeda yang membuat pelanggan selalu ingin kembali.

Konsep ini sangat cocok untuk lokasi di sekitar area perkantoran atau kampus. Target pasarnya adalah orang-orang yang membutuhkan makan siang cepat namun tetap lezat dan mengenyangkan. Sistem kemitraan yang ditawarkan juga sudah mencakup pelatihan intensif untuk memastikan standar rasa tetap sama di setiap gerai.

Baca juga: Lihat opsi kemitraan kafe dan tempat nongkrong seru di Friends Time

  1. Kenta

Masakan Jepang atau Japanese Food telah memiliki tempat istimewa di lidah masyarakat Indonesia. Kenta hadir membawa cita rasa otentik Jepang dengan harga yang kompetitif. Menu-menu seperti steak ala Jepang dan rice bowl menjadi andalan utama.

Investasi di sektor makanan Jepang menjanjikan loyalitas pelanggan yang tinggi. Kenta memiliki sistem manajemen bahan baku yang efisien untuk menjaga kesegaran produk. Merek ini cocok bagi investor yang ingin masuk ke segmen mid-range dining dengan perputaran pelanggan yang cepat.

  1. Malacca Toast

Roti panggang atau toast bukan lagi sekadar menu sarapan tapi sudah menjadi camilan sepanjang hari. Malacca Toast mengusung konsep kopitiam peranakan yang legendaris. Menu utamanya adalah roti panggang kaya rasa yang dipadukan dengan kopi atau teh tarik.

Model bisnis ini memiliki fleksibilitas jam operasional yang tinggi. Gerai bisa buka dari pagi untuk sarapan hingga malam hari untuk tempat nongkrong. Pangsa pasarnya sangat luas mulai dari keluarga hingga pekerja kantoran yang mencari tempat pertemuan santai.

Baca juga: Nikmati mudahnya berbisnis F&B autopilot bersama Sunday Morning

Strategi Komprehensif Sukses Bisnis Makanan

Memilih merek franchise dengan reputasi baik hanyalah langkah awal dari perjalanan bisnis Anda. Untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan memaksimalkan keuntungan, diperlukan penerapan strategi yang matang di lapangan. 

  1. Analisis Lokasi Berbasis Data

Lokasi sering menjadi faktor penentu hidup matinya sebuah bisnis ritel terutama makanan. Namun, memilih lokasi bukan sekadar mencari tempat yang ramai. Anda perlu melakukan analisis demografi mendalam. 

Perhatikan siapa yang tinggal atau bekerja di area tersebut. Apakah daya beli mereka sesuai dengan harga produk Anda. Perhatikan juga aspek aksesibilitas dan visibilitas. Pastikan gerai mudah dilihat dari jalan utama dan memiliki akses parkir yang memadai terutama jika Anda menyasar segmen keluarga atau pekerja bermobil. Lokasi di jalur pulang kerja seringkali lebih menguntungkan untuk bisnis makanan take-away.

  1. Keunggulan Operasional dan Kecepatan

Dalam industri makanan modern kecepatan adalah mata uang baru. Pelanggan masa kini memiliki toleransi menunggu yang sangat rendah. Oleh karena itu efisiensi alur kerja di dapur dan area pelayanan menjadi sangat krusial. 

Pastikan seluruh tim Anda memahami dan menjalankan SOP dengan ketat. Lakukan pelatihan berkala untuk memastikan staf dapur mampu bekerja cepat tanpa mengorbankan kualitas rasa dan higienitas. Kebersihan gerai juga menjadi faktor non-negosiasi yang akan menentukan apakah pelanggan akan kembali atau tidak.

Baca juga: 5 Bisnis yang Menguntungkan di Bidang F&B yang Layak Dipertimbangkan

  1. Pemasaran Digital dan Reputasi Online

Di era digital kehadiran fisik saja tidak cukup. Gerai Anda harus mudah ditemukan di dunia maya. Daftarkan lokasi bisnis Anda di Google Maps dan pastikan informasi seperti jam buka serta nomor telepon selalu akurat. 

Dorong pelanggan yang puas untuk memberikan ulasan positif dan rating bintang lima. Ulasan ini adalah aset digital yang sangat berharga untuk membangun kepercayaan calon pelanggan baru. 

Manfaatkan juga media sosial untuk membagikan konten visual yang menggugah selera. Anda bisa bekerja sama dengan influencer lokal atau food vlogger untuk meningkatkan kesadaran merek di area sekitar gerai.

  1. Integrasi Layanan Pesan Antar

Perubahan perilaku konsumen pasca pandemi membuat layanan pesan antar menjadi tulang punggung pendapatan bagi banyak bisnis kuliner. Pastikan gerai Anda terintegrasi dengan platform jual beli makanan online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Kelola menu di aplikasi dengan baik termasuk penggunaan foto produk yang profesional dan deskripsi yang menarik. Buatlah promo khusus untuk pembelian online guna menjaring pasar yang lebih luas yang mungkin tidak bisa datang langsung ke gerai fisik Anda.

  1. Pengelolaan Keuangan yang Disiplin

Banyak bisnis makanan yang ramai pembeli namun gagal karena pengelolaan keuangan yang buruk. Sebagai pemilik bisnis Anda wajib memantau arus kas harian dengan cermat. Perhatikan HPP setiap menu dan pastikan tidak ada pemborosan bahan baku di dapur. 

Lakukan audit stok secara berkala untuk mencegah kebocoran atau pencurian. Sisihkan sebagian keuntungan untuk dana darurat dan biaya pemeliharaan peralatan agar operasional bisnis tidak terganggu saat ada alat yang rusak mendadak.

Baca juga: Daftar Peluang Franchise Cafe untuk Investasi Jangka Panjang

FAQ atau Pertanyaan Umum

Q: Apakah bisnis franchise makanan membutuhkan modal besar? 

A: Besaran modal sangat bervariasi. Merek seperti Oseng Endok atau Cakexpress biasanya membutuhkan modal yang lebih terjangkau daripada konsep restoran penuh. Sesuaikan pilihan dengan anggaran investasi Anda.

Q: Bagaimana dengan perizinan usaha makanan?

A: Pihak pemegang merek atau franchisor biasanya akan membimbing mitra dalam mengurus perizinan standar. Namun mitra tetap bertanggung jawab mengurus izin lokasi setempat dan sertifikasi kebersihan jika perlu.

Q: Berapa lama balik modal bisnis makanan? 

A: Rata-rata bisnis makanan dengan manajemen yang baik bisa mencapai titik impas dalam waktu 6 hingga 12 bulan. Hal ini sangat bergantung pada omzet harian dan biaya operasional di lokasi tersebut.

Mulai Langkah Sukses Bisnis Kuliner Anda Sekarang!

Bisnis makanan adalah investasi yang tak lekang oleh waktu. Industri kuliner terus berkembang dan menawarkan peluang yang menjanjikan bagi siapa saja yang jeli melihat pasar. Jangan biarkan peluang emas ini diambil oleh kompetitor di wilayah Anda. Jangan ragu untuk bermitra dengan Friendchised.

Dapatkan inspirasi nyata dan strategi jitu langsung dari sumbernya lewat Instagram @friendchised dan TikTok @friendchised.

Ingin Punya Bisnis Sendiri?

Temukan inspirasi, tips, dan cerita sukses dari para pelaku usaha yang membuka jalan lebih mudah untuk kamu.